STRATEGI PEMBANGUNAN PERUMAHAN DI KAWASAN PERKOTAAN

Judul : STRATEGI PEMBANGUNAN PERUMAHAN DI KAWASAN PERKOTAAN

Penulis : Totok Harjanto

Kutipan : Alim Rum Moch., 2011, Dasar-Dasar Teori Mikro Ekonomi, Ind Hill Co, Jakarta. AIREA, 2001.The Apprisal of Real Estate 12th edition, Chicago USA. Appraisal Institute, 1993. The Dictionary of Real Estate Appraisal. Illinois: Appraisal Institute. Anonim, UU No. 4 tahun 1992 tentang Perumahan dan Permukiman. Anonim, Laporan Kinerja Kementrian Perumahan Rakyat tahun 2015, Kementrian Negara Perumahan Rakyat. Anonim, Laporan Kinerja Kementrian Pekerjaan Umum tahun 2015, Kementrian Pekerjaan Umum. Anonim, RPJM tahun 2014 -2019. Anonim, RPJM Kementrian PU dan Perumahan Rakyat tahun 2014 – 2019. Hasan M. Iqbal, 2005, Pokok-Pokok Materi Statistik 2, Cetakan ke-3, Bumi Aksara, Jakarta. Mulyo BudiS, Analisis Permintaan Rumah Sederhana DiKota Semarang,Fakultas Ekonomi Universitas Stikuban Semarang, Jurnal Bisnis danEkonomi (JBE),Hal.126–139 Vol.16 No.2, September2009. Salvatore,Dominick,1997: Theoryand Problemsof Microeconomics Theory : Edition International ,Schaum’s OulinesEdition. Sugiyono, 2007, Metode Penelitian Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif,Cetakan Kesebelas, Penerbit Alfabeta, Bandung. Sugiarto, Kelana Said,dkk, 2000, Ekonomi Mikro Suatu Pendekatan Praktis, PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta. Sukirno Sadono, 2012, Mikro Ekonomi Teori Pengantar, PT Rajagrafindo Persada, Jakarta. Surat Keputusan Bersama Menteri Dalam Negeri, Menteri Pekerjaan Umum, dan Menteri Negara Perumahan Rakyat No. 634-384 Tahun 1992, No. 739/KPTA/1992 Tentang Pedoman Pembangunan Perumahan dan Permukiman dengan Lingkungan Hunian yang Berimbang.

Penerbit : FE UNTAG CIREBON

Edisi : Vol.5 No.2 Juli-Desember 2016

ABSTRAK

Dewasa ini setiap negara berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya melalui proses peningkatan kapasitas produksi nasionalnya. Untuk itu diperlukan ketersediaan sumberdaya alam maupun sumberdaya manusia yang berkualitas tinggi. Untuk mendapatkan sumberdaya manusia yang berkualitas diperlukan tempat tinggal yang layak bagi keluarga agar dapat membina keluarga yang sejahtera. Sementara itu ketersediaan hunian yang layak di daerah perkotaan harganya relatif mahal sehingga tidak terjangkau oleh masyarakat berpenghasilan rendah. Kondisi ini menimbulkan terbentuknya kawasan kumuh di wilayah perkotaan. Sebagai upaya untuk mengatasi timbulnya kawasan kumuh diperlukan strategi pembangunan perumahan yang komprehensif dalam rangka menyediakan hunian yang layak dan terjangkau bagi masyarakat dalam bentuk pembangunan rumah susun sewa. Rumah susun sewa tersebut dapat berupa rumah susun sewa publik dan rumah susun sewa swasta.

Kata kunci : Pembangunan, Rumah Susun , dan Masyarakat

File : 3. Totok Harjanto, SE., MTp..pdf

2017-08-03 09:16:29



join.jpg, 67kB