PERAN KONSELING DALAM MENINGKATKAN KINERJA KARYAWAN

Judul : PERAN KONSELING DALAM MENINGKATKAN KINERJA KARYAWAN

Penulis : R. MISRIAH ARIYANI S.

Kutipan : DAFTAR PUSTAKA Dessler Gery, 1993, Manajemen Personalia, Erlangga, Jakarta. Flipo Edwin B., 1993, Manajemen Personalia, Erlangga, Jakarta. Gary Dessler, 2011, Manajemen Sumber Daya Manusia, edisi kesepuluh bahasa Indonesia PT Indeks, Penerbit PT. Macanan Jaya Cemerlang, Jakarta. Hasibuan Malayu SP., 2002, Manajemen Sumber Daya manusia, Bumi Aksara, Jakarta. http://www.histats.com"target="_blank">

Penerbit : FE UNTAG CIREBON

Edisi : Vol. 1 • No. 3 • Mei-Agustus 2013 JURNAL EKONOMI ISSN: 2302-7169

ABSTRAK

Untuk membangun kualitas sumberdaya manusia yang bermoral dan berbudaya, serta berdaya saing tinggi dan berwawasan iptek (ilmu pengetahuan dan teknologi), maka karyawan atau tenaga kerja perlu memperoleh bimbingan dan penyuluhan (konseling), sehingga dalam menjalankan tugasnya berjalan sesuai tujuan perusahaan. Dengan demikian peran program konseling bagi karyawan sangat penting sekali dalam meningkatkan kinerja perusahaan. Program konseling merupakan kegiatan personalia yang mempunyai pengaruh langsung pada kinerja, kepuasan kerja, motivasi dan reaksi terhadap stress. Keberhasilan pelaksanaan program konseling di perusahaan atau organisasi tidak terlepas dari peran konselor dan penyelia, karena mampu mendorong atau memotivasi pengembangan karier dan meningkatkan kinerja karyawan. Di dalam pelaksanaan konseling akan terlihat masalah-masalah perusahaan atau organisasi yang harus diselesaikan misalnya: apakah karyawan tersebut perlu atau tidak untuk mengikuti kesempatan pendidikan dan pelatihan guna memperoleh pengetahuan yang luas dan memperoleh keterampilan dalam menjalankan tugasnya, dan mempunyai sikap untuk beradaptasi pada berbagai perubahan dan persoalan yang kompleks.

Kata kunci : Konseling dan Kinerja.

File : 3. Misriah A..pdf

2016-12-19 11:11:35



join.jpg, 67kB