REMISI BAGI KORUPTOR

Judul : REMISI BAGI KORUPTOR

Penulis : Yuliana Saryip Wijayanti

Kutipan : Asadulloh Al Faruk, Hukum Pidana Dalam Sistem Hukum Islam, Ghalia Indonesia, Jakarta, 2009. C. Jisman Samosir, Sekelumit Tentang Penologi dan Pemasyarakatan, Nuansa Aulia, Bandung, 2012. Dasim Budimansyah, Pembelajaran Pendididkan Kesadaran Hukum, PT. Genesindo, Jakarta, 2008. Mr. L.J van Apeldoorn, Pengantar Ilmu Hukum, pradnya paramita, Jakarta. Sofjan Sastrawidjaja, Hukum Pidana, Armico, Cimahi,1990.

Penerbit : Jurnal Fokhus

Edisi : 1 bulan september 2014 ISSN:2338-1531

ABSTRAK

Perubahan sistem kepidanaan di Indonesia membawa pengaruh yang besar terhadap pengakuan dan penghormatan hak-hak asasi narapidana. Lembaga pemasyarakatan tidak lagi merupakan lembaga yang dipandang sebagai penghukuman bagi narapidana, melainkan sebagai pembinaan pada narapidana dalam memperbaiki sikap dan tindakan baik dalam lingkungan lembaga pemasyarakatan, bahkan tujuan utamanya untuk memperbaiki prilaku narapidana kelak mereka selesai menjalani masa hukuman. Berbagai hak yang dimiliki oleh narapidana sudah terakomodir dalam ketentuan peraturan perundang-undangan, bahkan sampai pada hak untuk mendapatkan pengurangan masa tahanan dan pembebasan bersyarat. Hak-hak yang diberikan oleh undang-undang tidak hanya pada mereka narapidana kejahatan umum bahkan sampai narapidana yang melakukan kejahatan khusus. Salah satu hak yang diberikan pada narapidana kejahatan khusus adalah remisi bagi para narapidana kasus korupsi. Apabila ingin meninjau apakah layak atau tidak seorang narapidana kasus korupsi yang telah merugikan negara dan rakyat mendapatkan keringanan hukuman tentunya perlu ada suatu kajian yang cermat dan tepat agar dalam pelaksanaannya tidak mengesampingkan rasa keadilan rakyat.

Kata kunci : remisi, koruptor, masa hukuman

File : Remisi Bagi Koruptor.pdf

2018-11-07 12:39:35



join.jpg, 67kB