MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK INTELEKTUAL MENURUT PERSPEKTIF AL-QUR’AN

Judul : MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK INTELEKTUAL MENURUT PERSPEKTIF AL-QUR’AN

Penulis : WARJO

Kutipan : -

Penerbit : JURNAL CENDEKIA FISIP UNTAG CIREBON

Edisi : VOL 3, NO 1, JAN-APRIL 2010

ABSTRAK

Intelektual dapat membuat aturan hidup bagi orang islam, yaitu bila Al-qur?an menjelaskan aturan itu dan aturan yang dibuat oleh akal (intelektual) tidak boleh bertentangan dengan jiwa Al-Qur?an. Jadi akal dihargai oleh Al-Qur?an bahkan penggunaan akal itu disuruh, bukan saja diijinkan. Dalam Al-Qur?an penunjukan ini merupakan legalitas dan jaminan untuk menggunakan akal dalam mengatur hidup. Kalau demikian maka secara operasional aturan islam dibuat berdasarkan tiga sumber utama yaitu Al-Qur?an, Hadits dan Akal. Untuk melihat bagaimana pandangan Al-Qur?an dan Hadits tentang akal dapat diperiksa, misalnya buku yang ditulis oleh Harun Nasution, akal dan wahyu dalam islam (1982). Kata Kuncinya : Manusia, intelektual

Kata kunci : manusia, intelektual

File : Jurnal Manusia Makhluk Intelektual_10.pdf

2018-02-02 06:44:58



join.jpg, 67kB