ANALISIS PENDEKATAN PENDIDIKAN ISLAM, SOSIAL DAN HUKUM DALAM MENCEGAH KENAKALAN REMAJA (Studi Kasus Geng Motor Boerzu Di Desa Muara Suranenggala Cirebon)

Judul : ANALISIS PENDEKATAN PENDIDIKAN ISLAM, SOSIAL DAN HUKUM DALAM MENCEGAH KENAKALAN REMAJA (Studi Kasus Geng Motor Boerzu Di Desa Muara Suranenggala Cirebon)

Penulis : WARJO, WIWIEK WAHYUNINGSIH, SUSI SUGIYARSIH

Kutipan : -

Penerbit : JURNAL FOKHUS FAKULTAS HUKUM UNTAG CIREBON

Edisi : XII-SEPTEMBER 2017-FEBRUARI 2018

ABSTRAK

Masalah perilaku kenakalan remaja berkendaraan motor, sekarang ini maraknya mengarah pada geng motor, banyak yang mempengaruhi salahsatunya adalah faktor pemahaman dan pengamalan pendidikan agama Islam. Dengan penanganan yang cepat terhadap adanya indikasi kenakalan remaja pada perilaku geng motor oleh pemangku kepentingan dengan pendekatan, sosial, hukum dan mempertajam pendekatan pendidikan islam oleh para pendidik seperti guru, ustadz, tokoh masyarakat yang memposisikan dirinya sebagai pembina dapat memberikan kesadaran pada perilaku positif remaja dan menjauhkan mereka dari sebutan geng motor yang sangat meresahkan. Pada kasus kelompok Motor Boerzu merupakan kumpulan beberapa anak remaja yang dibentuk secara kebetulan yang bersifat lokal, sehingga kepolisian dan Pemerintah Desa Muara tidak menyebutnya geng motor tapi dengan sebutan kumpulan remaja motor Boerzu. Penelitian menjelaskan perilaku kenakalan kelompok “Motor Boerzu” dapat dikategorikan kelompok geng motor, hal ini karena karakteristiknya kebiasaan kebut-kebutan dijalanan seperti pendekar jalanan, ugal-ugalan, perkelahian, nongkrong bersama dan menyukai pesta orgy, walaupun tidak terkait keberadaannya dengan geng motor yang ada di kota-kota besar di Indonesia. Perhatian keluarga yang rendah pada pendidikan Islam, berdampak sosial pada perilaku kenakalan yang berujung pada tindakan kriminalitas geng motor. Disarankan dengan perhatian keluarga, mempokuskan pendidikan islam, keterkaitan pemerintah dan lingkungan sosial yang positif, dapat menjauhkan mereka dari perilaku negatif serta tidak terjebak pada perilaku tindakan melanggar hukum.

Kata kunci : Pendidikan Islam, sosial, hukum dan kenakalan remaja Geng Motor Boerzu

File : Jurnal WARJO_Geng Motor_Ganjil 2017.pdf

2018-02-02 06:05:06



join.jpg, 67kB