FAKTOR MODAL KERJA DAN SISA HASIL USAHA (SHU) PADA KOPERASI

Judul : FAKTOR MODAL KERJA DAN SISA HASIL USAHA (SHU) PADA KOPERASI

Penulis : SULFIANI

Kutipan : Djarwanto PS, 2001, Pokok-Pokok Analisa Keuangan, Yogyakarta : BPFE Gitosudiro, Indirio dan Basri, 2002, Manajemen Keuangan, Yogyakarta : BPFE Hendrojogi, 2000, Koperasi Asas-Asas, Teori dan Praktik, Jakarta : PT.Raja Grafindo Persada Irawati, Susan, 2006, Manajemen Keuangan, Bandung : Pustaka Munawir, 2004, Analisa Laporan Keuangan, Yogyakarta : Liberty Riyanto, Bambang, 2001, Dasar-Dasar Pembelanjaan Perusahaan, Yogyakarta : BPFE Sitio, Arifin dan Haloman Sitio, 2001, Koperasi : Teori dan Praktik, Jakarta : Erlangga. Sutrisno, 2007, Manajemen Keuangan ( Teori, Konsep, dan Aplikasi ), Yogyakarta : Ekonisia. Samsudin, Lukman, 2001, Manajemen Keuangan, Jakarta : Hamindita Grafindo Persada. Tohar, M, 2000, Permodalan dan Perkreditan Koperasi, Yogyakarta : Konsius Wirasasmita, H.R.A, 2001, Analisa Laporan Keuangan, Yogyakrta : BPFE Undang-Undang Tentang Perkoperasian ( Pengaturan Kembali ), UU No.12 Tahun 1967 tentang Pokok-Pokok Perkoperasian, Bab I, Pasal I, Butir I

Penerbit : Fakultas Ekonomi Untag Cirebon

Edisi : Vol. 1 No. 3 Mei – Agustus 2013

ABSTRAK

Sesuai dengan pasal 33 dalam Undang-Undang Dasar 1945 telah disebutkan bahwa koperasi sesuai dengan perekonomian Indonesia. Dimana semua warga negara dan pemerintah Indonesia wajib menjaga keberadaan dan pengembangan koperasi menjadi sektor ekonomi yang kuat sehingga mampu berperan dalam perekonomian Indonesia. Konsep koperasi itu bersifat umum, namun karakteriktik dari koperasi Indonesia berbeda dengan koperasi negara lain. Koperasi Indonesia bukanlah hanya sebuah badan/organisasi saja, melainkan berperan untuk memberantas kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan masyarkat dan menyebarluaskan jiwa dan semangat koperasi untuk terus dikembangkan. Pemerintah perlu mensosialisasikan kembali nilai-nilai luhur koperasi kepada masyarakat luas, mengembangkan jiwa koperasi di dalam diri mereka, membangun kerja sama diantara mereka, serta bertindak tegas bila perlu membubarkan terhadap koperasi yang tidak jelas dan tidak memiliki perizinan usahanya. Koperasi sebagai badan usaha ekonomi kerakyatan dapat terus bertahan dalam perekonomian Indonesia, usaha yang dijalankan berdasarkan atas asas kekeluargaan dan gotong royong merupakan suatu usaha ekonomi yang dapat menunjang ekonomi nasional di Indonesia. Modal kerja adalah nilai dari harta atau pemilik yang dapat dengan segera dijadikan uang kas dan digunakan oleh suatu perusahaan atau koperasi atau usaha untuk membelanjai atau membiayai keperluan operasi sehari-hari. Peranan modal di dalam operasional koperasi mempunyai kontribusi yang sangat penting karena tanpa modal yang cukup koperasi tidak akan berjalan lancar. Perputaran modal kerja adalah keseluruhan modal kerja yang digunakan selama periode akuntansi tertentu dimaksudkan untuk mendapatkan current income yang diperoleh dari kegiatan penjualan atau yang akan digunakan kembali untuk membiayai kegiatan selanjutnya.

Kata kunci : Modal Kerja Dan Sisa Hasil Usaha (SHU) Koperasi

File : 7. Sulfiani,S.Sos.,MSi..pdf

2017-09-26 12:02:55



join.jpg, 67kB